Kamis, 03 09 2026
 
DPR RI Mengusulkan 13 Jenis Tindak Pidana Masuk dalam Cakupan Perampasan Aset,

Derry |
Selasa, 01 September 2026 - 01:49:20 WIB 👁 231
Komisi III DPR RI mengusulkan 13 jenis tindak pidana masuk dalam cakupan perampasan aset, mulai dari narkotika, terorisme, kejahatan kehutanan hingga perdagangan orang. (ist)
TERKAIT:
   
 

 

Komisi III DPR RI mengusulkan 13 jenis tindak pidana masuk dalam cakupan Perampasan Aset, mulai dari narkotika, terorisme, kejahatan kehutanan hingga perdagangan orang. Foto: Istimewa

        

JAKARTA, Riaueksis. Com- Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset tidak hanya menyasar harta hasil korupsi. Komisi III DPR RI mengusulkan 13 jenis tindak pidana masuk dalam cakupan perampasan aset, mulai dari narkotika, terorisme, kejahatan kehutanan hingga perdagangan orang.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan daftar tersebut disusun setelah pihaknya melakukan pendalaman serta mencermati berbagai masukan terkait RUU Perampasan Aset.

Menurutnya, penerapan perampasan aset tidak boleh dilakukan secara sewenang-wenang. Penegakan hukum harus tetap menjunjung asas persamaan di muka hukum dan tidak boleh berubah menjadi alat kekuasaan untuk memeras masyarakat, mengkriminalisasi lawan politik atau membungkam pihak yang kritis.

“Siapapun yang melakukan pelanggaran hukum maka harus mendapat sanksi tanpa memandang latar belakang jabatannya,” kata Habiburokhman, Senin (31/8/2026).

Komisi III juga menilai penerapan perampasan aset terhadap tindak pidana selain korupsi bukan sesuatu yang sepenuhnya baru. Sejumlah negara seperti Inggris dan Amerika Serikat telah menerapkan mekanisme serupa dalam penegakan hukum.

Namun, Habiburokhman menegaskan pelaksanaan UU Perampasan Aset nantinya membutuhkan pengawasan yang kuat. Menurut dia, harus ada mekanisme untuk menindak aparat penegak hukum yang menyalahgunakan kewenangan dalam proses perampasan aset.

Berikut 13 jenis tindak pidana yang diusulkan masuk dalam cakupan RUU Perampasan Aset:

1. Tindak pidana korupsi
2. Tindak pidana narkotika dan psikotropika
3. Tindak pidana terorisme
4. Tindak pidana penyelundupan manusia
5. Tindak pidana penyelundupan senjata, amunisi dan bahan berbahaya
6. Tindak pidana di bidang kehutanan
7. Tindak pidana di bidang lingkungan hidup
8. Tindak pidana di bidang perpajakan
9. Tindak pidana di bidang perbankan
10. Tindak pidana di bidang perasuransian
11. Tindak pidana di bidang pertambangan
12. Tindak pidana di bidang kelautan dan perikanan
13. Tindak pidana perdagangan orang

Dengan daftar tersebut, cakupan RUU Perampasan Aset berpotensi menyentuh berbagai kejahatan yang memiliki dampak ekonomi maupun sosial luas, bukan hanya perkara korupsi.

Komisi III DPR menyatakan masih mencari formula terbaik agar penerapan aturan tersebut nantinya efektif, proporsional dan berkeadilan, sekaligus mencegah kewenangan perampasan aset disalahgunakan.***

 

 






Berita Lainnya :
 
  • 75 Kepala Desa di Bengkalis Menjabat Lagi, Berikut Nama Lengkapnya
  • Cegah Kerugian Negara Miliaran Rupiah, Bea Cukai Bengkalis Musnahkan Barang Ilegal
  • Ramah Tamah PWI Riau dan Bidhumas Polda Riau: Sinergitas Sampaikan Informasi ke Masyarakat
  • Dewan Pers Akan Kumpulkan Seluruh Konstituen Bahas Penyelenggaraan Hari Pers Nasional
  • Wali Kota Pekanbaru Meraih Penghargaan Tribun Pekanbaru Awards 2026             
  • DPR RI Mengusulkan 13 Jenis Tindak Pidana Masuk dalam Cakupan Perampasan Aset,
  • Perkuat Keimanan dan Silaturahmi, Camat Bukit Batu Gelar Wirid Pengajian Keliling Bermasa
  • Sempena HUT Kemerdekaan RI ke-81, Bea Cukai Bengkalis Gelar Bakti Sosial dan Doa Bersama
  • Muhammad Nefos Pimpin KI Riau, Siap Perkuat Keterbukaan Informasi Publik
  •  
     
     
    >> Berita Terpopuler
    Jumat, 14 Januari 2022 - 18:05 WIB
    Gempa Goncang Jakarta, Warga Sempat Panik
    Senin, 05 Desember 2022 - 21:05 WIB
    Camping di Desa Gema serasa di New Zealand
    Selasa, 15 November 2022 - 20:44 WIB
    4 Jenis Pinjaman FIF Finance Beserta Kelebihannya
    Kamis, 10 Februari 2022 - 12:47 WIB
    Ini Penyebab Harimau Mengganas di Indragiri Hilir
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved